This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 28 Juli 2013

Java Core 1. Encapsulation



Enkapsulasi adalah pembungkus, pembungkus disini dimaksudkan untuk menjaga suatu proses program agar tidak dapat diakses secara sembarangan atau di intervensi oleh program lain. Konsep enkapsulasi sangat penting dilakukan untuk menjaga kebutuhan program agar dapat diakses sewaktu-waktu, sekaligus menjaga program tersebut.
Dalam kehidupan sehari hari enkapsulasi dapat dimisalkan sebagai arus listrik pada generator, dan sistem perputaran generator untuk menghasilkan arus listrik. Kerja arus listrik tidak mempengaruhi kerja dari sistem perputaran generator, begitu pula sebaliknya. Karena didalam arus listrik tersebut, kita tidak perlu mengetahui bagaimana kinerja sistem perputaran generator, apakah generator berputar kebelakang atau ke depan atau bahkan serong. Begitu pula dalam sistem perputaran generator, kita tidak perlu tahu bagaimana arus listrik, apakah menyala atau tidak.
Begitulah konsep kerja dari enkapsulasi, dia akan melindungi sebuah program dari akses ataupun intervensi dari program lain yang mempengaruhinya. Hal ini sangat menjaga keutuhan program yang telah dibuat dengan konsep dan rencana yang sudah ditentukan dari awal.

Berikut adalah contoh sederhana dari konsep enkapsulasi Java :
class PoorDog {
  private int size;
  private String name;

  public int getSize() {
   return size;
  }

  public String getName() {
   return name;
  }
}

/*
* Main Class
*/

public class PoorDogTestDrive {
  public static void main (String[] args) {
   PoorDog one = new PoorDog();
   System.out.println(“Dog size is “ + one.getSize());
   System.out.println(“Dog name is “ + one.getName());

  }
}
 

Sabtu, 27 Juli 2013

Instal Java Development Kit 7 Di Windows 7

Untuk dapat membangun program berbasis Java, sebelumnya kita harus menginstal JDK (Java Development Kit) pada komputer atau laptop kita. Disini saya menggunakan sistem operasi Windows 7. Berikut adalah langkah-langkah nya : 

  • Klik dua kali pada installer jdk yang sudah disediakan :

  • Lalu Pilih yes 


  • lalu muncul dialog selamat datang


  • lalu klik Next dan muncul dialog Custom Setup

  • Disini antara Development Tools, Source code dan Public JRE saya menggunakan semuanya. Lalu klik tombol next.

 
  • Ditengah instalasi, lalu akan muncul instalasi JRE, lalu klik next.

  • lalu proses instalasi selesai.


    Paradigma Pemrograman Berorientasi Objek

    Pemrograman berorientasi objek (Inggris: object-oriented programming disingkat OOP) merupakan paradigma pemrograman yang berorientasikan kepada objek. Semua data dan fungsi di dalam paradigma ini dibungkus dalam kelas-kelas atau objek-objek. Bandingkan dengan logika pemrograman terstruktur. Setiap objek dapat menerima pesan, memproses data, dan mengirim pesan ke objek lainnya.





    Model data berorientasi objek dikatakan dapat memberi fleksibilitas yang lebih, kemudahan mengubah program, dan digunakan luas dalam teknik piranti lunak skala besar. Lebih jauh lagi, pendukung OOP mengklaim bahwa OOP lebih mudah dipelajari bagi pemula dibanding dengan pendekatan sebelumnya, dan pendekatan OOP lebih mudah dikembangkan dan dirawat.

    == Konsep dasar dari Pemrograman Berorientasi Objek Pemrograman orientasi-objek menekankan konsep berikut:
    - Kelas — kumpulan atas definisi data dan fungsi-fungsi dalam suatu unit untuk suatu tujuan tertentu. Sebagai contoh 'class of dog' adalah suatu unit yang terdiri atas definisi-definisi data dan fungsi-fungsi yang menunjuk pada berbagai macam perilaku/turunan dari anjing. Sebuah class adalah dasar dari modularitas dan struktur dalam pemrograman berorientasi object. Sebuah class secara tipikal sebaiknya dapat dikenali oleh seorang non-programmer sekalipun terkait dengan domain permasalahan yang ada, dan kode yang terdapat dalam sebuah class sebaiknya (relatif) bersifat mandiri dan independen (sebagaimana kode tersebut digunakan jika tidak menggunakan OOP). Dengan modularitas, struktur dari sebuah program akan terkait dengan aspek-aspek dalam masalah yang akan diselesaikan melalui program tersebut. Cara seperti ini akan menyederhanakan pemetaan dari masalah ke sebuah program ataupun sebaliknya.
    - Objek - membungkus data dan fungsi bersama menjadi suatu unit dalam sebuah program komputer; objek merupakan dasar dari modularitas dan struktur dalam sebuah program komputer berorientasi objek.
    - Abstraksi - Kemampuan sebuah program untuk melewati aspek informasi yang diproses olehnya, yaitu kemampuan untuk memfokus pada inti. Setiap objek dalam sistem melayani sebagai model dari "pelaku" abstrak yang dapat melakukan kerja, laporan dan perubahan keadaannya, dan berkomunikasi dengan objek lainnya dalam sistem, tanpa mengungkapkan bagaimana kelebihan ini diterapkan. Proses, fungsi atau metode dapat juga dibuat abstrak, dan beberapa teknik digunakan untuk mengembangkan sebuah pengabstrakan.
    - Enkapsulasi - Memastikan pengguna sebuah objek tidak dapat mengganti keadaan dalam dari sebuah objek dengan cara yang tidak layak; hanya metode dalam objek tersebut yang diberi izin untuk mengakses keadaannya. Setiap objek mengakses interface yang menyebutkan bagaimana objek lainnya dapat berinteraksi dengannya. Objek lainnya tidak akan mengetahui dan tergantung kepada representasi dalam objek tersebut.
    - Polimorfisme melalui pengiriman pesan. Tidak bergantung kepada pemanggilan subrutin, bahasa orientasi objek dapat mengirim pesan; metode tertentu yang berhubungan dengan sebuah pengiriman pesan tergantung kepada objek tertentu di mana pesa tersebut dikirim. Contohnya, bila sebuah burung menerima pesan "gerak cepat", dia akan menggerakan sayapnya dan terbang. Bila seekor singa menerima pesan yang sama, dia akan menggerakkan kakinya dan berlari. Keduanya menjawab sebuah pesan yang sama, namun yang sesuai dengan kemampuan hewan tersebut. Ini disebut polimorfisme karena sebuah variabel tungal dalam program dapat memegang berbagai jenis objek yang berbeda selagi program berjalan, dan teks program yang sama dapat memanggil beberapa metode yang berbeda di saat yang berbeda dalam pemanggilan yang sama. Hal ini berlawanan dengan bahasa fungsional yang mencapai polimorfisme melalui penggunaan fungsi kelas-pertama.
    - Dengan menggunakan OOP maka dalam melakukan pemecahan suatu masalah kita tidak melihat bagaimana cara menyelesaikan suatu masalah tersebut (terstruktur) tetapi objek-objek apa yang dapat melakukan pemecahan masalah tersebut. Sebagai contoh anggap kita memiliki sebuah departemen yang memiliki manager, sekretaris, petugas administrasi data dan lainnya. Misal manager tersebut ingin memperoleh data dari bag administrasi maka manager tersebut tidak harus mengambilnya langsung tetapi dapat menyuruh petugas bag administrasi untuk mengambilnya. Pada kasus tersebut seorang manager tidak harus mengetahui bagaimana cara mengambil data tersebut tetapi manager bisa mendapatkan data tersebut melalui objek petugas adminiistrasi. Jadi untuk menyelesaikan suatu masalah dengan kolaborasi antar objek-objek yang ada karena setiap objek memiliki deskripsi tugasnya sendiri.

    Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Pemrograman_berorientasi_objek

    Jumat, 26 Juli 2013

    Integrasi Glade Interface Designer Dengan Java




    Pembahasan kali ini yaitu tentang Integrasi Glade Interface Designer Dengan Java. Sesuai dengan judulnya, Glade adalahs ebuah software untuk membangun GUI khususnya dilingkungan Gnome. Software nya dapat Anda unduh disni atau apabila Anda menggunakan Ubuntu, Glade sudah ada dalam Software Center nya tinggal install. 
    Dengan dijalankan menggunakan Java mudah-mudahan tutorial ini dapat membantu Anda dalam menambah wawasan khususnya dibidang OpenSource.





     
     

    Adapun Source Java nya yaitu :

    /*
     * To change this template, choose Tools | Templates
     * and open the template in the editor.
     */
    package pglglade;
    
    import java.io.FileNotFoundException;
    import java.text.ParseException;
    import java.util.logging.Level;
    import java.util.logging.Logger;
    import org.gnome.gdk.Event;
    import org.gnome.gtk.Builder;
    import org.gnome.gtk.Gtk;
    import org.gnome.gtk.Widget;
    import org.gnome.gtk.Window;
    
    /**
     *
     * @author laptop-1
     */
    public class PglGlade {
    
        /**
         * @param args the command line arguments
         */
        public static void main(String[] args) {
            Gtk.init(args);
            try {
                // TODO code application logic here
                Builder builder = new Builder();
    //            builder.addFromFile("TDAService.glade");
                builder.addFromFile("coba1.glade");
    //            builder.addFromFile("test1.glade");
    
    //            Window win = (Window) builder.getObject("objectProperties");
    //            Window win = (Window) builder.getObject("gunSettingsWindow");
    //            Window win = (Window) builder.getObject("dataLinkSetting");
                Window win = (Window) builder.getObject("TDSMonitoring");
    //            Window win = (Window) builder.getObject("objectProperties2");
    //            Window win = (Window) builder.getObject("objectIdentity");
    //            Window win = (Window) builder.getObject("Kinematics");
    //            Window win = (Window) builder.getObject("object_ctrl_window");
    //            Window win = (Window) builder.getObject("nav_data_ctrl_window");
    //            Wind ow win = (Window) builder.getObject("ppi_radar_ctrl_window");
    //            Window win = (Window) builder.getObject("video_dist_ctrl_window");
    //            Window win = (Window) builder.getObject("pro_mht_ctrl_window");
                win.connect(new Window.DeleteEvent() {
    
                    @Override
                    public boolean onDeleteEvent(Widget widget, Event event) {
                        Gtk.mainQuit();
                        return false;
                    }
                });
                win.showAll();
            } catch (FileNotFoundException ex) {
                Logger.getLogger(PglGlade.class.getName()).log(Level.SEVERE, null, ex);
            } catch (ParseException ex) {
                Logger.getLogger(PglGlade.class.getName()).log(Level.SEVERE, null, ex);
            }
            Gtk.main();
        }
    }
    
    


    Senin, 22 Juli 2013

    Oracle

    Test artike oracle

    artikel mysql

    teset artikel mysql

    artikel JDBC

    ini artikel JDBC

    Artikel Swing

    Tentang artikel Swing

    Pengenalan Java

    Java adalah sebuah bahasa pemrograman tingkat tinggi yang berorientasi objek mirip dengan bahasa C++ dan bahasa SmalTalk. Java dengan konsep terkenalnya yaitu konsep WORA (Write Once Run Anywhere) mampu berjalan diatas platform apa saja dengan syarat ada JRE terlebih dahulu.

    Java dipelopori oleh James Gosling, Patrick Naughton, Chris Warth, Ed Frank, dan Mike Sheridan dari Sun Microsystems, Inc pada tahun 1991. Mereka membutuhkan kurang lebih 18 bulan untuk membuat versi pertamanya. Bahasa ini pada awalnya disebut “Oak” tapi kemudian diubah menjadi “Java” pada tahun 1995 karena nama Oak telah dijadikan hak cipta dan digunakan sebagai bahasa pemrograman lainnya. Antara pembuatan Oak pada musim gugur 1992 hingga diumumkan ke publik pada musim semi 1995, banyak orang yang terlibat dalam desain dan evolusi bahasa ini. Bill Joy, Arthur van Hoff, Jonathan Payne, Frank Yellin, dan Tim Lindholm merupakan kontributor kunci yang mematangkan prototipe aslinya.

    Kelebihan Java diantaranya :
    1. Multiplatform
    2. Berorientasi Objek
    3. Lengkapnya perpustakaan (Library) yang memudahkan developer untuk membangun program berbasis Java
    4. Adanya fasilitas Garbage Collector atau pengumpul sampah memori secara otomatis
    Kekurangan Java diantaranya :
    1. file .jar nya mudah didekompilasi lagi menjadi file sumber .java
    2. Penggunaan Memori yang banyak

    Minggu, 21 Juli 2013

    JavaFX artikel

    ini adalah artikel tentang JavaFX